- Get link
- X
- Other Apps
- Get link
- X
- Other Apps
Halo guys!
Kalian atau teman kalian atau orang orang di sekitar kalian pasti pernah memakai masker. Bukan yang untuk perawatan wajah. Entah itu saat sakit, saat berkendara, atau bahkan saat berjerawat, hehe. Masker memiliki dua sisi, yang biasa kita temukan adalah sisi yang berwarna hijau atau bagian luar, dan sisi yang berwarna putih atau bagian dalam. Masker ini juga dikenal sebagai masker bedah. Ada yang mengatakan, kalau kalian sedang sakit, maka cara memakainya adalah yang hijau di luar, sedangkan ketika sehat dan ingin melindungi dari penyakit, cara memakainya adalah yang putih di luar. Apakah itu benar? Mari kita lihat!
Jadi, sebelum kita tahu cara kerja masker, kita harus tahu dulu bagaimana masker dibuat. Perusahaan - perusahaan masker memiliki desainnya masing masing, tetapi dasarnya masih tetap sama.
1. Lapisan terluar, Non-Woven, Liquid-Resistant, Thermobond (bervariasi), dan berbahan Poly propylene
Kalian atau teman kalian atau orang orang di sekitar kalian pasti pernah memakai masker. Bukan yang untuk perawatan wajah. Entah itu saat sakit, saat berkendara, atau bahkan saat berjerawat, hehe. Masker memiliki dua sisi, yang biasa kita temukan adalah sisi yang berwarna hijau atau bagian luar, dan sisi yang berwarna putih atau bagian dalam. Masker ini juga dikenal sebagai masker bedah. Ada yang mengatakan, kalau kalian sedang sakit, maka cara memakainya adalah yang hijau di luar, sedangkan ketika sehat dan ingin melindungi dari penyakit, cara memakainya adalah yang putih di luar. Apakah itu benar? Mari kita lihat!
Jadi, sebelum kita tahu cara kerja masker, kita harus tahu dulu bagaimana masker dibuat. Perusahaan - perusahaan masker memiliki desainnya masing masing, tetapi dasarnya masih tetap sama.
1. Lapisan terluar, Non-Woven, Liquid-Resistant, Thermobond (bervariasi), dan berbahan Poly propylene
2. Lapisan tengah, Non-Woven, Liquid-Resistant, Meltblown (bervariasi), dan berbahan Poly propylene. DIRANCANG SEBAGAI FILTER
3. Lapisan paling dalam, Non-Woven, Liquid-Resistant, Thermobond (bervariasi), dan berbahan Poly propylene. Beberapa merk menggunakan kertas Air Laid.
Pada dasarnya, ada beberapa poin penting yang dapat kita temukan dari informasi di atas :
1. Lapisan terluar dan lapisan terdalam sama sama Liquid Resistant, yang berarti dapat menahan lendir, air liur, darah ataupun cairan tubuh yang lain untuk dapat masuk maupun keluar. Kalau kalian membeli masker bedah yang murah, maka lapisan luar dan dalam akan terlihat identik. Merk yang menggunakan Air-Laid di masker mereka membuat lapisan dalam menjadi lebih lembut dan dapat menyerap kelembapan sehingga lebih nyaman digunakan. Ini juga baik untuk mencegah air liur menetes keluar dari masker, sehabis bersin misalnya.
2. Lapisan filter yang sesungguhnya berada di lapisan kedua, yang berarti dapat menyaring udara dari dua sisi, dari luar maupun dalam. Lapisan tersebut mencegah partikel dan kuman masuk ke pemakai masker, juga menyaring kuman yang berasal dari mulut pemakai masker.
Memang lebih baik kalau kalian tahu secara pasti yang mana bagian luar, yang mana bagian dalam. Namun, kalaupun kalian tidak tahu, itu bukan masalah.
Jadi, teori memakai masker dengan bagian putih di luar saat musim sakit itu HOAX!

Comments
Post a Comment